Mahad Babul Ulum Gelar Perlombaan Antar Santri

mahadbabululum aceh besar

Aceh Besar (Humas) — Mahad Babul Ulum Abu Lueng Ie Al Aziziyah kembali menggelar perlombaan antar santri dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriyah bertepatan pada Muharram 1442 H. Kegiatan yang menjadi rutinitas tahunan tersebut dibuka pada Minggu malam (23/08). Untuk jadwalnya sendiri, akan dilangsungkan mulai dari 24 Agustus – 5 September 2020 baik dari kalangan santriwan maupun santriwati. Cabang yang dipertandingkan yakni Tilawah dan Tartil Quran, Cerdas Cermat Agama (CCA), Pidato, Qiraatul Kutub, Tajhiz Mayyit, Dalail Khairat, dan Kreatifitas Kelas. Khusus CCA, Pidato, Qiraatul Kutub dibagi menjadi dua jenjang yaitu Ula dan Wusta. Kategori Ula mencakup kelas Tajhizi hingga kelas 1, sedangkan kategori Wusta mencakup kelas 2 hingga kelas 3. Pengumuman pemenang baru akan diumumkan pada 5 September 2020.

Dalam sambutannya, Tgk. Muhammad Ramadhan selaku Ketua Panitia turut mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada para peserta atas partisipasi mereka dalam mengikuti kegiatan ini. Lebih lanjut ia juga mengutarakan tujuan diadakannya kegiatan ini.

“Lomba ini bertujuan untuk melatih mental para santri, karena kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kita menang dalam melawan diri sendiri,” pungkasnya.

Abon Tajuddin Usman Al-Fauzi yang juga merupakan pimpinan dayah menjelaskan bahwa mengikuti lomba adalah salah satu bentuk dalam mengagungkan syiar agama Allah, bukan semata-mata untuk meraih gelar juara ataupun popularitas maupun kepentingan pribadi lainnya.

“Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW bahwa siapapun yang menginginkan kemuliaan dunia maka harus dicapai dengan ilmu, dan siapapun yang menginginkan kemuliaan akhirat juga dengan ilmu, dan siapapun yang menginginkan kemuliaan kedua-duanya maka juga dengan ilmu.”

Abon menambahkan tentang pentingnya ilmu pendidikan agama, karena negara kuat dengan agama. Tanpa agama, sistem pemerintahan suatu negara akan mengalami kekacauan. Dengan ilmu kita akan dimuliakan. Maka sangat penting menanamkan ilmu pendidikan agama kepada pemuda-pemuda karena mereka adalah penerus generasi bangsa ke depannya, yang juga akan memegang tampuk amanah dalam menegakkan agama Allah di muka bumi ini.

Tak ketinggalan juga, acara pembukaan diselingi oleh penampilan dari santri dayah. Tgk Syarkawi dan Tgk Asrajul Munir dari Grup Gagal Move On serta Tgk Muji dari Catok Grup. Kedua grup tersebut mempersembahkan beberapa qasidah yang menghibur seluruh hadirin.

Antusias para santri juga turut memeriahkan acara pembukaan tersebut.